Langsung ke konten utama

Buku Kritik Pendidikan Pembebasan Paulo Freire Perspektif Pendidikan Islam

Judul Buku : Kritik Pendidikan Pembebasan Paulo Freire perspektif pendidikan islam 
Pengarang : khoirul
Penerbit : literasi nusantara
Tahun terbit : cetakan pertama, agustus 2021

Abstrak

Oleh Khoirul Ulum

Dalam konsepsi pembebasan Islam menyerukan agar manusia hidup senantiasa bertujuan untuk menjadi pemimpin bagi dirinya dan tentu memiliki hak untuk berbuat sesuai fitrah yang dimilikinya. Pembebasan untuk mengangkat harkat martabat manusia serta memberikan kebebasan berpikir dan berbuat. Inilah gambaran yang ideal dan mulia, yang bukan hanya memberikan inspirasi untuk hidup, namun juga mendorong kreativitas dan perbuatan yang mempunyai tujuan yang jelas.

Hal ini dilakukan Oleh Nabi Muhamad saw, dalam rangka membebaskan kaum tertindas, fakir miskin, dan orang-orang yang bodoh. Atas dasar itulah ternyata sebelum freire menerapkan konsep pembebasan dalam pendidikan nabi Muhammad SAW ternyata lebih dahulu menerapkan hal tersebut kepada umat dalam kehidupan maupun pendidikanya.

Tentunya buku ini hadir tiada lain untuk menjunjung tinggi pendidikan Islam, yang mana pendidikan islam merupakan pendidikan yang ditentukan oleh adanya dasar ajaran islam yang bersumber pada al-quran dan sunah Rasulullah SWA. Tentu hal itu juga menjadi petunjuk dan pedoman bagi seluruh umat manusia.

buku ini yang berjudul kritik pendidikan pembebasan paulo freire perspektif pendidikan islam, yg mana didalamnya berisi tentang kritik terhadap pendidikan pembebasan paulo freire berdasarkan perspektif pendidikan islam. Diantara kritik-kritik tersebut yaitu, kritik ontologis, kritik epistimologis, dan kritik aksiologis. Semoga buku ini bisa menjadi nilai positif dalam perkembangan pendidikan di Indonesia, terutama dikalangan para pegiat dunia pendidikan.

apabila tertaik dan ingin membelinya silahkan hubungi wa (088225956351). Atau via shopee/tokopedia

https://shopee.co.id/product/168337984/12502501370?smtt=0.168340282-1631031559.9

https://tokopedia.link/fA5WmC4tmjb


Komentar

  1. Ada link shopee untuk pembelianta

    BalasHapus
  2. Bisa cod kan klo order dishopee

    BalasHapus
  3. Top 5 Casinos in New Jersey - MapYRO
    Top 5 Casinos in New Jersey. 1. 울산광역 출장안마 Hard Rock Hotel & Casino, Monticello, New Jersey, The resort is located at 용인 출장마사지 a distance to 이천 출장샵 Hard 고양 출장안마 Rock Stadium and is 전주 출장안마

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

HMI dalam penguatan jatidiri perkaderan

Penguatan Peran dan Jati Diri Pengader Dalam Upaya Membangun Gerakan Perkaderan yang Progresif Oleh : Khoirul Ulum Sebagai seorang mahasiswa terutama yang sudah bergabung ke dalam sebuah organisasi, mungkin tidak asing lagi ketika mendengar istilah kader, pengader, dan perkaderan. Tiga istilah tersebut sudah menjadi siklus di dalam ke organisasian untuk mewujudkan sebuah tujuan-tujuan yang telah ditentukan, sebagaimana di salah satu organisasi yang tidak asing lagi ditelinga yaitu Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang mana penulis juga berada dan bergabung di dalamnya. Sebagaimana di dalam konstitusi organisasi HMI tepatnya pada pasal 8 yaitu, Himpunan Mahasiswa Islam adalah organisasi perkaderan dan perjuangan. Yang mana hal tersebut sudah menjadi identitasnya, oleh karena itulah HMI harus terus bergerak dengan kuat untuk terus menerus membina dan membangun gerakan perkaderan yang progresif. Dari mulai mempersiapkan individu-indivi

STM dalam Bingkai sejarah

Judul buku : STM dalam Bingkai Sejarah Penulis : Khoirul (Cak Lum) Pengantar : Jamil Abdul Aziz, M.A Penerbit : Bintang Semesta Media Tahun Terbit : Januari 2022 Oleh : Khoirul Ulum STM adalah sekolah teknik menengah, yang mana namanya tercatat oleh sejarah pada bulan September 2019 silam. Dikarenakan ikut turun melakukan aksi dengan para mahasiswa untuk menuntut RKUHP, RUU PKS, dan RUU KPK. Bayak sekali perbincangan terkait anak STM, terutama di jagat media sosial yang menjadi topik pembahasan para warganet. Bahkan, dari kalangan aktivis dan para tokoh akademik pun ikut mengomentari anak STM yang kala itu turun ke jalan untuk melakukan aksi. Hal tersebutlah yang membuat penulis menjadi semangat dan termotivasi untuk menulis buku ini dengan judul “STM dalam Bingkai Sejarah”, dan alhamdulillah kini dari niatan itu penulis akhirnya bisa menyelesaikan buku ini dan menjadi buku kedua penulis. Tentunya, semua ini penulis lakukan melalui serangkaian proses penelitian, baik melalui buku-buku